Apakah Stunting Itu Sama Dengan Gizi Buruk? Berikut Penjelasan Para Ahli Featured

Artikel Kesehatan Wednesday, 09 October 2024 06:09
Rate this item
(0 votes)
Apakah Stunting Itu Sama Dengan Gizi Buruk? Apakah Stunting Itu Sama Dengan Gizi Buruk?

Meskipun serupa, tidak banyak orang tahu bahwa stunting dan gizi buruk merupakan hal yang berbeda. Pada dasarnya, keduanya merupakan kondisi yang memengaruhi tumbuh kembang anak. Hanya saja, ada perbedaan mendasar yang membedakan stunting dan gizi buruk.

Untuk tahu apa itu gizi buruk dan defisini stunting serta apa yang membedakan keduanya, baca terus penjelasannya di bawah

Definisi Stunting dan Gizi Buruk

Perbedaan stunting dan gizi buruk bisa kita lihat dari pengertian keduanya. Stunting dan gizi buruk merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh permasalahan gizi dan memengaruhi tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami kekurangan gizi kronis sehingga menyebabkan anak memiliki perawakan lebih pendek atau bahkan sangat pendek apabila dibandingkan anak lain seusianya.

Sementara itu, gizi buruk merupakan kondisi di mana berat badan anak lebih rendah atau lebih kurus jika dibandingkan dengan berat normal anak seusianya. Anak yang menderita gizi buruk akan terlihat memiliki berat badan yang tidak sepadan dengan tingginya.

Ciri-ciri Stunting dan Gizi Buruk

Selain dari definisi, perbedaan stunting dan gizi buruk bisa dilihat dari gejala yang muncul pada anak. Gejala umum yang perlu diwaspadai adalah:

Ciri-ciri anak yang mengalami stunting:

  • Tinggi badan anak lebih pendek, yaitu berada di bawah 2 standar deviasi (SD) dari standar pertumbuhan anak menurut WHO.
  • Wajah terlihat lebih muda dibandingkan teman seusianya.
  • Anak cenderung lebih sering sakit karena menurunnya kekebalan tubuh.
  • Anak terlihat gampang lelah dan tidak aktif.
  • Menurunnya kemampuan kognitif.

Ciri-ciri anak yang mengalami gizi buruk:

  • Berat badan berada di bawah rata-rata normal anak seusianya.
  • Tubuh anak terlihat sangat kurus.
  • Memiliki kulit kering dan keriput di wajah.
  • Biasanya disertai dengan perut buncit meskipun tangan dan kaki kurus.
  • Terkadang disertai edema atau pembengkakan di tungkai.

Faktor Penyebab Stunting dan Gizi Buruk

Selanjutnya, kita akan membahas apa yang menyebabkan anak menderita stunting dan gizi buruk. Pada stunting, faktor penyebabnya adalah kurangnya nutrisi dimulai dari seribu hari pertama kehidupan anak. Jadi, faktor pemicu stunting bisa dimulai sejak anak dalam kandungan.

Karena itulah penting memenuhi gizi ibu hamil di masa kehamilan. Bagaimana dengan gizi buruk? Faktor penyebab gizi buruk adalah ketika anak kekurangan asupan makanan bernutrisi sesuai dengan kebutuhan usianya.

Beberapa hal yang melatarbelakangi terjadinya gizi buruk pada anak adalah kemiskinan yang menyebabkan kurangnya ketersediaan pangan, sanitasi buruk, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, dan pola asuh gizi yang tidak tepat.

Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

Bagaimana penanganan stunting dan gizi buruk pada anak? Nah, berikut ini beberapa langkah penting yang harus dilakukan.

Penanganan stunting

Apabila anak sudah terdeteksi mengalami stunting, maka upaya pengobatan yang bisa dilakukan adalah:

  • Mulai memerhatikan asupan gizi dan nutrisi anak. Setiap hari anak harus mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
  • Memberikan suplemen sesuai anjuran dokter. Beberapa suplemen yang diperlukan adalah suplemen yang mengandung zat besi, vitamin A, kalsium, dan yodium.
  • Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Memperbaiki sanitasi dan menjaga lingkungan tempat tinggal tetap bersih.

Penanganan Gizi Buruk

Penanganan gizi buruk bisa dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:

  • Memberikan cairan infus untuk mengatasi dehidrasi pada anak.
  • Untuk mencegah terjadinya infeksi, berikan antibiotik.
  • Memberikan asupan yang mengandung zat besi, vitamin A, dan asam folat.
  • Menjaga suhu tubuh dengan menyelimuti anak.
  • Memberikan vaksin.

Nah, itu tadi defisini stunting dan apa itu gizi buruk serta faktor yang menyebabkan keduanya. Yuk, lindungi buah hati dari risiko stunting dan gizi buruk mulai dari masa kehamilan dan dengan selalu memberikan asupan gizi seimbang pada anak.

 

Artikel Kesehatan

Serba - Serbi