Kesadaran masyarakat untuk melakukan khitan alias sunat semakin meluas. Praktik memotong kulup penis yang sebelumnya sangat identik dengan kewajiban sebagai seorang muslim pun kini makin meluas. Nyatanya, laki-laki dewasa saat ini banyak pula yang melakukan khitan—baik untuk keperluan bersifat budaya atau agama (seperti baru menjadi mualaf) maupun keperluan medis atau kesehatan.
Melansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), COVID-19 adalah virus corona jenis baru yang muncul pertama kali di Wuhan, China, pada akhir Desember tahun lalu. Ketika itu, kasus infeksi paling awal dari COVID-19 dideteksi berasal dari sebuah pasar makanan di Wuhan.
Sunat laser merupakan salah satu metode sunat populer di masyarakat. Meski teknik konvensional masih digemari, banyak orang tua memilihkan teknik ini karena dianggap lebih modern, lebih minim sakit, dan pemulihan lebih cepat. Padahal, istilah sunat laser sebetulnya kurang tepat.
Saat pandemi virus Corona Covid-19 ini merebak, masyarakat berbondong-bondong mencari masker. Simak artikel ini selengkapnya untuk mengetahui cara bijak penggunaan masker ini.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, cara sunat atau yang dalam istilah medis disebut sirkumsisi ini pun kian beragam. Telah hadir berbagai macam teknik sunat modern yang prosesnya lebih cepat, aman, serta minim risiko dan rasa sakit. Sebut saja seperti metode klamp, lem, laser, hingga yang terbaru FineSealer.
Selain karena tuntutan agama, rupanya secara medis pun sunat terbukti mempunyai berbagai benefit. Hal ini pun menjadi alasan mengapa banyak laki-laki dewasa nonmuslim sekalipun yang kemudian melakukan sunat. Pemotongan kulup akan membuat penis jadi lebih mudah dibersihkan sehingga mengurangi berbagai risiko kesehatan seperti penyakit menular seksual, infeksi saluran kemih, kanker penis, penyebab kanker serviks pada pasangan wanita, dan sebagainya.
Perkembangan dan kemajuan teknologi masa kini menciptakan kemudahan tersendiri bagi penggunanya, hal ini juga berkaitan dengan medis khususnya sirkumsisi atau khitan. Dimana sunat jaman sekarang tidak menakutkan seperti jaman dahulu. Oleh karena itu, Sunat123 cabang Medan melakukan kegiatan symposium dan workhsop pada tanggal 15 Februari 2020 dengan tema "Kumpas Tuntas Metode Smartklamp".
Meskipun serupa, tidak banyak orang tahu bahwa stunting dan gizi buruk merupakan hal yang berbeda. Pada dasarnya, keduanya merupakan kondisi…
Jika dibandingkan dengan era 90-an, ragam metode sunat di zaman kini sudah banyak sekali. Apabila metode sunat konvensional dirasa menakutkan…
Jika bicara tentang sunat, kira-kira apa bayangan yang ada di dalam kepala si kecil? Sesuatu yang menyeramkan? Penuh darah dan…
Memilih metode sunat dewasa yang terbaik memang kerap membuat Ayah Bunda bingung. Pasalnya, terdapat banyak pilihan metode khitan yang ditawarkan,…
Ayah Bunda, pertengahan tahun seperti ini biasanya sudah mendekati liburan sekolah. Nah, buat sebagian orang, ini adalah waktu yang tepat…
Khitan atau sunat adalah kewajiban bagi setiap pria muslim. Praktik ini telah dilakukan sejak turun temurun selama ribuan tahun, bahkan…
Sunat massal kerap menjadi salah satu cara perusahaan dalam mewujudkan kepedulian kepada masyarakat. Apalagi, tidak semua warga Medan punya kemampuan…
Sunat memang teruji klinis memberi manfaat kesehatan yang besar. Hanya saja, pelaksanaan sunat atau khitan juga perlu dilakukan secara cermat.…