Perawatan setelah anak menjalani sunat adalah tahap yang sangat penting. Perawatan yang baik akan membuat pemulihan anak lebih cepat. Selain itu, risiko yang tidak diinginkan juga bisa dihindari. Jika luka sunat dirawat dengan rajin, anak bisa segera kembali beraktivitas.
Nah, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kondisi anak pasca sunat adalah makanan yang dikonsumsi. Makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang cukup akan mendukung proses penyembuhan luka sunat pada anak. Apa saja jenis makanan yang baik dikonsumsi setelah sunat? Yuk, simak ulasannya!
Meskipun serupa, tidak banyak orang tahu bahwa stunting dan gizi buruk merupakan hal yang berbeda. Pada dasarnya, keduanya merupakan kondisi…
Jika dibandingkan dengan era 90-an, ragam metode sunat di zaman kini sudah banyak sekali. Apabila metode sunat konvensional dirasa menakutkan…
Jika bicara tentang sunat, kira-kira apa bayangan yang ada di dalam kepala si kecil? Sesuatu yang menyeramkan? Penuh darah dan…
Memilih metode sunat dewasa yang terbaik memang kerap membuat Ayah Bunda bingung. Pasalnya, terdapat banyak pilihan metode khitan yang ditawarkan,…
Ayah Bunda, pertengahan tahun seperti ini biasanya sudah mendekati liburan sekolah. Nah, buat sebagian orang, ini adalah waktu yang tepat…
Khitan atau sunat adalah kewajiban bagi setiap pria muslim. Praktik ini telah dilakukan sejak turun temurun selama ribuan tahun, bahkan…
Sunat massal kerap menjadi salah satu cara perusahaan dalam mewujudkan kepedulian kepada masyarakat. Apalagi, tidak semua warga Medan punya kemampuan…
Sunat memang teruji klinis memberi manfaat kesehatan yang besar. Hanya saja, pelaksanaan sunat atau khitan juga perlu dilakukan secara cermat.…