Jika anak bertanya apakah sunat itu sakit? Jawablah dengan jujur namun tidak menakut-nakuti. Katakan saja bahwa sunat memang sakit, tapi itu normal dan bisa sembuh dalam waktu yang relatif cepat, bahkan kalau mau, si kecil bisa langsung sekolah atau jalan-jalan usai sunat.
Ketika sunat, anak tidak akan merasakan sakit karena sudah diberikan dengan bius lokal pada pangkal dan kulit penis. Jelaskan manfaatnya pelan-pelan agar anak tidak takut dengan jarum suntik.
Tips Mengatasi Nyeri setelah Sunat
Setelah sunat, penis akan mengalami luka dan terasa nyeri. Selain itu, bagian kepala penis yang sebelumnya tertutup juga akan terasa ngilu sehingga menimbulkan ketidaknyamanan, terutama jika bergesekan dengan celana dalam maupun sarung. Sebagai orang tua, Ayah Bunda tak perlu khawatir. Berikut beberapa panduan perawatan pascasunat yang bisa dijadikan referensi.
- Perhatikan Kebersihan Penis
Penis yang luka sehabis sunat bisa mengalami infeksi jika tidak dijaga kebersihannya, dan menghambat penyembuhan luka. Jangan lupa untuk selalu membersihkan penis setelah pipis. Gunakan tisu yang bersih dan kering, serta ajarkan anak BAB/BAK yang baik pasca sunat sesuai arahan dokternya.
Membersihkan penis dengan air diperbolehkan jika Ayah Bunda memilih metode sunat smart klamp atau setelah perban dilepas. Yang paling penting, jangan sampai area vital lembap karena dapat menyebabkan timbulnya bakteri dan menghambat penyembuhan luka. - Hindari Makanan Pemicu Alergi
Beberapa anak yang sensitif memiliki jenis alergen yang berbeda-beda. Nah, Ayah dan Bunda perlu menghindarkan anak dari makanan-makanan pemicu alergi yang dapat menimbulkan gatal-gatal pada luka, sesuai pengalamannya selama ini. Jika telanjur terkena alergi, periksakan kepada dokter agar diberi obat yang tepat. Namun seringnya bila terjadi gatal pada minggu kedua hingga ketiga, rasa gatal menandakan proses inflamasi dan penyembuhan yang normal. - Gunakan celana dalam yang nyaman dan celana luar yang longgar
Pemakaian langsung celana dalam yang pas dan nyaman pasca sunat meminimalkan resiko gesekan dan kekhawatiran anak, serta membantu berkurangnya sensititifas yang hebat kepala penis pasca sunat. Tentunya hal ini akan memberikan rasa kepercayaan yang lebih pada anak untuk perawatan lukanya dan membantu mempercepat proses penyembuhan.
Klinik Sunat 123, Ayah Bunda tidak akan menemukan celana khusus sunat ataupun saran hanya menggunakan sarung, anak-anak akan dididik langsung memakai celana dalam setelah sunat, lho. Praktis dan mempermudah proses perawatan luka. - Redakan Nyeri dengan Obat
Pada hari pertama sunat, anak akan mengalami rasa nyeri yang lebih sakit dari biasanya pasca fungsi obat biusnya selesai. Untuk meredakan, dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri. Namun perlu diingat, obat ini tidak akan menghilangkan rasa nyeri seperti obat biusnya. Berikan keyakinan kepada anak, bahwa nyeri luka operasi itu hanya akan berlangsung beberapa jam atau sehari saja.
Segera Periksakan ke Dokter Bila…
Pada dasarnya, nyeri dan ngilu pada penis setelah sunat adalah hal yang wajar. Rasa sakit akan berkurang seiring masa penyembuhan. Namun, Ayah Bunda juga perlu waspada dan segera bawa ke dokter jika ananda mengalami hal-hal berikut:
- Demam tinggi dan lemas
- Mual, muntah, disertai pusing
- Perdarahan hebat
- Ada gejala infeksi pada penis, seperti pembengkakan yang tak kunjung reda lebih dari 2 minggu
- Rasa sakit tak kunjung hilang meski sudah minum obat pereda nyeri, setelah hari kedua.
- Tidak bisa pipis atau nyeri saat pipis
- Urin berubah jadi keruh dan aromanya menyengat
Nah, Ayah Bunda bisa mempercayakan proses khitan anak-anak pada Klinik Sunat123. Selain menawarkan berbagai metode sunat dengan teknologi modern, di sini juga tersedia fasilitas lengkap yang dijamin akan membuat anak-anak senang dan tak takut lagi disunat.